FORMULASI SEDIAAN PATCHTRANSDERMALDARI EKSTRAK BONGGOL POHON PISANG AMBON (Musa paradisiaca var. sapientum) UNTUK PENYEMBUHAN LUKA SAYAT

  • Arya Baharudin STIKes Muhammadiyah Kuningan
  • Imas Maesaroh STIKes Muhammadiyah Kuningan

Abstract

Transdermal patch adalah salah satu sediaan lokal yang dapat menghantarkan obat  ketempat luka. Sistem penghantaran obat transdermal mempunyai banyak keuntungan yaitu memberikan pelepasan yang konstan, mudah digunakan, mengurangi frekuensi pemberian obat, mengeliminasi first-pass metabolism, serta mengurangi efek samping  iritasi lambung dan meningkatkan kebutuhan pasien. Bonggol pisang ambon dapat membantu dalam proses penyembuhan luka. Bonggol pohon pisang ambon mengandung saponin, flavonoid, tannin dan vitamin A, vitamin C, lemak serta protein yang membantu dalam proses penyembuhan luka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ekstrak bonggol pisang ambon dapat diformulasikan sebagai sediaan patch transdermal dan hasil sediaan yang paling baik dari segi evaluasi. Formulasi sediaan patch transdermal menggunakan zat aktif ekstrak bonggol pisang ambon dengan konsentrasi 10% dengan mengubah basis konsentrasi HPMC dan PVP yang digunakan sebagai polimer dengan perbandingan yaitu formula 1 (100;300), formula 2 (200;200), dan formula 3 (300;100) kemudian dilihat kualitas sediaan dengan dilakukannya uji evaluasi. Dapat disimpulkan bahwa hasil evaluasi sediaan menunjukan bahwa F2 merupakan sediaan yang paling baik karena dari uji organoleptik memiliki warna kuning pucat, tekstur lembut dan elastis.F2 memiliki keseragaman bobot seberat 0,013. F2 memiliki pH 5, F2 memiliki ketebalan patch  yaitu 0,16 mm dan memiliki ketahanan lipatan sebanyak  > 300 kali lipatan.

Published
2020-12-30