UJI AKTIVITAS DAUN MAREME (Glochidion Borneense (Müll Arg) Boerl) SEBAGAI ANTIDIARE PADA MENCIT JANTAN GALUR SWISS WEBSTER

  • Reza Anggraeni STIKes Bhakti Husada
  • Ilham Alfiar STIKes Bhakti Husada
  • Hendy Suhendi STIKes Bhakti Husada
Keywords: Daun mareme,, Diare,, Mencit Swiss Webster.

Abstract

Diare  merupakan gangguan air besar (BAB) pada tubuh dimana bisa ditandai dengan frekuensi buang air besar (BAB) lebih dari 3 kali sehari dengan konsistensi fesesnya yang berbentuk cair. Pemanfaatan daun mareme secara empiris sebagai antidiare telah dilakukan oleh masyarakat sekitar daerah Banjarsari. Penggunaan daun mareme menggunakan jumlah helaian daun yang berjumlah ganjil. Tujuannya untuk mengetahui aktivitas dari daun mareme dan pada dosis berapakah yang memberikan aktivitas sebagai antidiare. Metode yang digunakan adalah induksi Oleum ricini pada mencit jantan Galur Swiss Webster. Esktrak etanol daun mareme diberikan sebanyak 0,39 mg /20 gram BB mencit, 0,78 mg /20 gram BB mencit, dan 1,56 gram /20 gram BB mencit. Sebagai pembanding digunakan loperamid HCL sebanyak 5,2 mg. Hasil aktivitas antidiare daun mareme pada parameter frekuensi feses menunjukan perbedaan yang signifikan (p<0,05) pada dosis 0,39 mg /20 gram BB mencit dan dosis 1,56 mg /20 gram BB mencit. Parameter konsistensi feses, bobot feses dan waktu muncul feses terdapat perbedaan yang signifikan (p<0,05) untuk dosis 0,39 mg /20 gram BB mencit, dosis 0,78 mg /20 gram BB mencit dan dosis 1,56 mg /20 gram BB mencit. Dosis yang memberikan aktivitas antidiare yang paling baik yaitu kelompok dosis 0,39 mg/20 gram BB mencit.

References

Abdillah, R., Eriadi, A. Dan Khasanah, Y. N. (2018) “Aktivitas Antidiare Ekstrak Etanol Herba Greges Otot ( Equisetum Debile Roxb .) Pada Mencit Putih Jantan,” 10(1).

Ain, A. N. Et Al. 2016. Prosiding Farmasi Characterization Of Simplicia And Extract Mareme (Glochidion Borneense (Müll. Arg.),” Bioprospek, 2(2), Hal. 307–312.

Anas, Y. D. N. H. A. K. L. K. D. S. (2016) ( Artocarpus Heterophyllus Lam .) Dan Daun Angsana ( Pterocarpus Indicus Wild.) Pada Mencit Jantan Galur Balb/C.
Universitas Wahid Hasyim Semarang, Hal. 33–41.

Ansel, H.C., 1989. Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi, diterjemahkan oleh Farida Ibrahim, Asmanizar, Iis Aisyah, Edisi keempat, Jakarta; UI Press.

Depkes, RI. 2011. Buku Saku Petugas Kesehatan Lintas Diare, edisi 2011. Jakarta; Departemen Kesehatan RI. Hal 2-11.

Fauziah, Arlina Hijjah,. Kiki Mulkiya Y, U. A. D. 2016. Isolasi Senyawa Antioksidan Dari Daun Mareme ( Glochidion Borneense , ( Müll . Arg .) Boerl .), Prosiding Farmasi, 2(2), Hal. 743–748.

Fratiwi, Y. 2015. The Potential of Guava Leaf (Psidium guava L.) for Diarrhea. Artikel Review, J. Majority. Faculty of Medicine, Lampung University. Hal 113-118.

Goodman, S. L., dan Gilman, A. 1996. The Pharmacological Basis of The Therapeutics, 9th edition. 927. McGraw-Hill. USA.

Husamah. 2012. Kamus Penyakit Pada Manusia, Edisi I. Penerbit ANDI: Yogyakarta

Muliani, Hirawati. 2011. Pertumbuhan Mencit (Mus Musculus L.) Setelah Pemberian Biji Jarak Pagar (Jatropha curcas L).Buletin Anatomi dan Fisiologi.Vol. XIX, No. 1

Nurhalimah, H., Wijayanti, N. Dan Widyaningsih, T. D. 2015. Efek Antidiare Ekstrak Daun Beluntas ( Pluchea Indica L .) Terhadap Mencit Jantan Yang Diinduksi Bakteri Salmonella Thypimurium Antidiarrheal Effects Beluntas Leaf Extract ( Pluchea Indica L. ) Against Male Mice Induced By Bacteria Salmonella Typhimurium. Jurnal Pangan Dan Agroindustri, 3(3), Hal. 1083–1094.

Pusmarani, J. Dan Saranani, S. 2018. Aktivitas Antidiare Buah Okra (Abelmoschus Esculentus L.) Pada Mencit Yang Diinduksi Oleum Ricini. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 4(02), Hal. 102–108. Doi: 10.35311/Jmpi.V4i02.31.

Purwaningdyah. G. Y. 2015. Efektivitas Ekstrak Biji Pepaya (carica papaya l.) Sebagai Antidiare Pada Mencit Yang Diinduksi Oleh Salmonella typhimurim. Jurusan Teknologi Hasil Pertanian. Ftp Universitas Brawijaya malang.

Redaksi, AgroMedia. 2008. Buku Pintar Tanaman Obat (Cetakan Pertama). AgroMedia Pustaka: Jakarta. Diakses pada tanggal 14 bulan maret 2020 https://books.google.co.id/books?id=iO0ldwKoXvQC&printsec=frontcover&hl=id#v=onepage&q&f=false.

Rizal, M., Yusransyah Dan Stiani, S. N. 2016 “Uji Aktivitas Antidiare Ekstrak Etanol 70%Kulit Buah Jengkol (Archidendron Pauciflorum(Benth.) I.C.Nielsen) Terhadap Mencit Jantan Yang Diinduksi Oleum Ricini Submitted,” Jurnal Ilmiah Manuntung, 2(2), Hal. 131–136.

Sandhya, S. Et. Al. 2010. An Updated Review on The Genus Glochidion Plant. India. Scholars Research Library. Archives of Applied Science Research, 2 (2): 309-322. ISSN 0975-508X.

Toemon, A, N. Et Al. 2019. Pengaruh Pemberian Ektrak Etanol Buah Masisin (Rhodomyrtustomentosa Wight ) Terhadap Frekuensi, Konsistensi, dan durasi Diare Pada Hewan Coba Mencit Putih Jantan ( Musmusculus ) Yang Diinduksi Oleum Ricini. Jurnal Surya Medika Vol. 5 No. 1

Wahid, A. R., Wardani, A. K. Dan Astuti, R. 2018. Uji Efek Antidiare Ekstrak Etanol Daun Sawo (Manilkara Zapota L.) Terhadap Mencit Jantan Dengan Metode Transit Intestinal, Jurnal Ulul Albab, 22(2), Hal. 61–63. Doi: 10.31764/Jua.V22i2.587.

Wijayanti, R. et. al. 2017. Aktivitas Antibakteri In Vitro Dan Efektivitas Antidiare In Vivo Ekstrak Biji Carica (Carica Pubescens ) Pada Mencit Jantan (Swiss Webster) Yang Diinduksi Minyak Jarak,

Jurnal Farmasi Sains Dan Praktis, 3(2), Hal. 29–38. Doi: 10.31603/Pharmacy.V3i2.1729.
Published
2020-09-30
How to Cite
Anggraeni, R., Alfiar, I., & Suhendi, H. (2020). UJI AKTIVITAS DAUN MAREME (Glochidion Borneense (Müll Arg) Boerl) SEBAGAI ANTIDIARE PADA MENCIT JANTAN GALUR SWISS WEBSTER. Jurnal FARMAKU (Farmasi Muhammadiyah Kuningan), 5(2), 59-69. Retrieved from http://ojs.stikes-muhammadiyahku.ac.id/index.php/jurnalfarmaku/article/view/139