STUDI ETNOFARMASI TUMBUHAN YANG BERKHASIAT OBAT DI DESA CIMAHI KABUPATEN KUNINGAN

  • Fahrurizal Zildzian STIKes Muhammadiyah Kuningan
  • Liska Marlinda Sari Stikes Muhammadiyah Kuningan
Keywords: Etnofarmasi, Tumbuhan, Obat.

Abstract

Etnofarmasi adalah bagian dari ilmu farmasi yang mempelajari penggunaan obat dan cara pengobatan yang dilakukan oleh etnik atau suku bangsa tertentu, ruang lingkup etnofarmasi meliputi obat serta cara pengobatan menggunakan bahan alam. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan yang ada dimasyarakat desa cimahi kabupaten Kuningan sebagai obat serta mengetahui bagian tanaman yang digunakan, cara penggunaan, dan khasiatnya. Jenis penelitian ini adalah observasi partisipan dan metode kualitatif dan semi kuantitatif serta teknik purposive sampling dan snowball sampling terhadap 11 informan. Hasil penelitian diperoleh 21 jenis tumbuhan yang digunakan oleh masyarakat desa Cimahi kabupaten Kuningan, serta diperoleh 32 ramuan resep tradisional yang digunakan oleh masyarakat desa Cimahi kabupaten Kuningan. Bagian tumbuhan yang paling besar digunakan adalah daun dengan persentase sebesar 50%. Kemudian cara penggunaan yang paling sering dilakukan yaitu direbus dengan persentase sebesar 65.62%, serta khasiat tumbuhan yang digunakan adalah untuk mengobati 22 jenis penyakit yaitu wasir, mual, darah tinggi, kolesterol, mimisan, luka bakar, sariawan,  diare, sakit mata, demam, asma, daya tahan tubuh, luka infeksi, batuk, asam urat, nafsu makan, maag, flu, sakit perut, sakit tenggorokan, myeri haid, nyeri sendi.

Published
2021-03-31
How to Cite
Zildzian, F., & Sari, L. (2021). STUDI ETNOFARMASI TUMBUHAN YANG BERKHASIAT OBAT DI DESA CIMAHI KABUPATEN KUNINGAN. Jurnal FARMAKU (Farmasi Muhammadiyah Kuningan), 6(1), 1-6. Retrieved from http://ojs.stikes-muhammadiyahku.ac.id/index.php/jurnalfarmaku/article/view/163