Jurnal FARMAKU (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) http://ojs.stikes-muhammadiyahku.ac.id/index.php/jurnalfarmaku <p align="justify"><strong><img style="float: left; width: 161px; margin-top: 8px; margin-right: 10px; border: 2px solid #184b80;" src="/public/site/images/admin/cover_jfarmaku_polos1.jpg" height="242"></strong>Jurnal FARMAKU (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) P-ISSN:2549-2381 adalah junal resmi yang diterbitkan oleh STIKES Muhammadiyah Kuningan yang artikelnya dapat diakses dan unduh secara online oleh publik. Jurnal ini adalah jurnal peer-review nasional, yang terbit dua kali dalam setahun tentang topik-topik keunggulan hasil penelitian di bidang pelayanan dan praktek kefarmasian, pengobatan masyarakat, teknologi kefarmasian serta disiplin ilmu kesehatan yang terkait erat. Jurnal ini memfokuskan pada area-area berikut: Farmasi Klinis, Farmasi Komunitas, Farmasetika Kimia, Farmasi Farmakognosi, Fitokimia. Naskah yang terpilih untuk dipublikasikan di JFARMAKU akan dikirim ke dua reviewer yang pakar dibidangnya, yang tidak berafiliasi dengan lembaga yang sama dengan penulis dan dipilih berdasarkan pertimbangan tim editor. Proses review dilakukan secara tertutup dimana penulis dan reviewer tidak mengetahui identitas dan afliasi masing-masing. Setiap naskah yang didelegasikan ke anggota redaksi diperiksa untuk keputusan akhir proses review, komentar dan saran akan dikirim ke penulis untuk menanggapi ulasan reviewer dan mengirim kembali naskah revisi dalam waktu yang telah ditentukan. Naskah yang diterima untuk publikasi adalah salinan yang diedit untuk tata bahasa, tanda baca, gaya cetak, dan format. Seluruh proses pengajuan naskah hingga keputusan akhir untuk penerbitan dilakukan secara online.</p> Prodi D-3 Farmasi STIKes Muhammadiyah Kuningan en-US Jurnal FARMAKU (Farmasi Muhammadiyah Kuningan) 2549-2381 <p align="justify">All articles in the JFARMAKU: Journal of Pharmaceutical Muhammadiyah Kuningan can be disseminated on condition that still include the identity of the article and the source of the article (JFARMAKU: Journal of Pharmaceutical Muhammadiyah Kuningan). The publisher is not responsible for the contents of the article. The content of the article is the sole responsibility of the author.</p> <p align="justify">Authors who publish this subject agree to the following terms:</p> <p align="justify">First, Authors retain copyright and grant the journal right from first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.</p> OPTIMASI FORMULASI SEDIAAN HANBODY LOTION DARI EKSTRAK KULIT JERUK BALI ( Citrus maxima (Burm.) Merr. ) SEBAGAI ANTIOKSIDAN http://ojs.stikes-muhammadiyahku.ac.id/index.php/jurnalfarmaku/article/view/135 <p>Kulit jeruk bali dapat digunakan sebagai antioksidan alami, tanaman ini mengandung flavonoid, vitamin c, senyawa alkaloid, pektin dan tanin. Tanaman ini dibuat ekstrak dan dijadikan kedalam bentuk sediaan <em>handbody lotion </em>karena dapat digunakan sebagai pelindung kulit dari radikal bebas dan penyebarannya cepat merata pada permukaan kulit yang luas.Kulit adalah lapisan atau jaringan yang menutup seluruh tubuh dan melindungi tubuh dari bahaya yang datang dari luar.<em>Lotion </em>merupakan sediaan cair berupa suspense atau disperse digunakan sebagai obat luar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ekstrak kulit jeruk bali dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan <em>handbody lotion. </em>Dalam penelitian ini pembuatan ekstrak menggunakan metode maserasi. Penelitian ini dibuat menjadi&nbsp; 3 formula dengan perbandingan basis <em>lotion </em>setil alkohol dan lanolin. formula 1 setil alkohol 3% dan lanolin 1%, formula 2 setil alkohol 2% dan lanolin 2%, formula 3 setil alkohol 1% lanolin 3%. <em>Handbody lotion </em>dievaluasi meliputi uji organoleptis, uji pH, uji homogenitas, uji daya lekat dan uji daya sebar. Dan hasil menunjukkan formula 1 dan 2 dapat diformulasikan menjadi sediaan handbody lotion, hasil evaluasi uji pH F1 6 F2 6 yaitu memenuhi syarat pH kulit 4,5-8, hasil uji daya sebar F1 beban 0 gr 5 cm, beban 100 gr 5,5 cm, beban 200 gr 6 cm dan F2 beban 0 gr 5 cm, beban 100 gr 5 cm, beban 200 gr 5,5 cm, uji daya sebar F1 dan F2 memenuhi syarat 5-7 cm, hasil uji daya lekat F1 09,3 detik, F2 05,3 detik yaitu memenuhi syarat uji daya lekat lebih dari 4 detik. Hasil uji homogenitas F1 homogen, F2 homogen.Sedangkan F3 tidak dapat diformulasikan menjadi sediaan<em> handbody lotion </em>karena pada uji evaluasi <em>lotion</em> tidak memenuhi syarat homogenitas.</p> Ai A’yunin Syam Marini Marini ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2020-09-30 2020-09-30 5 2 32 38 POLA PENGGUNAAN OBAT SEDIAAN FARMASI PADA PASIEN HYPERTROPY PROSTAT DI RSUD UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH http://ojs.stikes-muhammadiyahku.ac.id/index.php/jurnalfarmaku/article/view/136 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui menentukan obat apa saja yang digunakan dan berapa lama pasien yang dirawat sesuai keluhan yang ada di rawat inap diRSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah.Mengklasifikasikan kelompok umur yang rentan terkena hypertropy prostat dan atibiotik yang paling sering digunakan selama menjalani rawat inap diRSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah.Penelitian ini merupakan penelitian observasi deskriptif yang dilakukan secara prospektif.Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa : (1) Untuk pemberian obat golongan antibiotik&nbsp; yang paling banyak digunakan yaitu golongan antibiotika sefalosporin sebanyak 71.42%.Pemberian obat nyeri yang paling sering atau banyak digunakan adalah golongan Anti Inflamasi Non – Steroid Mencapai 91.31%, (2) Klasifikasi penyakit Hypertropy Prostat berdasarkan umur adalah pasien terbanyak pada rentan usia 60 – 70 tahun sebanyak 9 orang dengan persentase 45%. Sedangkan lama terapi pada pasien Hypertropy Prostat yang paling banyak yaitu 6-10 hari dengan persentase sebesar 50%.</p> Wayan Wirawan Wayan Kariasa ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2020-09-30 2020-09-30 5 2 39 44 FORMULA DAN UJI EVALUASI SEDIAAN GRANUL EKSTRAK SERAI (Cymbopogon citratus) SEBAGAI EFEK BIOLARVASIDA NYAMUK Aedes aegypti http://ojs.stikes-muhammadiyahku.ac.id/index.php/jurnalfarmaku/article/view/137 <p>Serai adalah tanaman rempah yang keberadaannya sangat melimpah di Indonesia.Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan sediaan granul dari ekstrak serai (<em>Cymbopogon citratus</em>). Formula yang dikembangkan saat ini adalah dalam sediaan granul dengan menggunakan zat aktif limonoida dari tanaman Serai <em>&nbsp;(Cymbopogon citratus)</em> sebagai efek biolarvasida terhadap nyamuk <em>Aedes Aegypti</em>. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak serai dapat diformulasikan menjadi sediaan granul dan memenuhi syarat mutu dari sediaan granul dengan konsentrasi&nbsp; ekstraik serai yaitu 5%, 10%, dan 15%.&nbsp; Ekstrak serai diperoleh dengan cara maserasi. Sediaan kemudian di evaluasi meliputi pengujian kadar air, uji kecepatan alir, uji sudut istirahat, distribusi ukuran partikel, dan uji waktu terdispersi granul. Hasil penelitian menunjukan bahwa formula 1, 2 dan 3 untuk pemeriksaan homogenitas, organoleptik, identifikasi senyawa, uji sudut istirahat, uji terdispersi, uji kadar air, uji kecepatan alir mendapatkan hasil yang baik, akan tetapi pada uji distribusi ukuran partikel ketiga formulasi tidak dapat melalui ayakan No. 100. Dipilih dari formulasi granul ekstrak serai&nbsp; pada formulasi 3. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak serai dapat di formulasikan dalam sediaan granul dan memenuhi syarat mutu sediaan granul.</p> Luvhy Dwi Astuti Imas Maesaroh ##submission.copyrightStatement## 2020-09-30 2020-09-30 5 2 45 50 FORMULASI SEDIAAN LIP CREAM DARI SARI BUAH JAMBU BIJI MERAH (Psidium guajava L.) SEBAGAI PEWARNA ALAMI KOSMETIK http://ojs.stikes-muhammadiyahku.ac.id/index.php/jurnalfarmaku/article/view/138 <p>Kosmetik dijadikan suatu kebutuhan penting bagi kalangan wanita yang dapat digunakan sehari-hari untuk memberikan kesan estetik pada riasan wajah terutama pewarna bibir. Pewarna bibir yang tengah popular dan banyak diminati saat ini yaitu <em>lip cream. </em>Salah satu buah lokal yang memiliki pigmen warnaalami berupa likopein yaitu buah jambu biji merah digunakan sebagai pewarna alami pada formulasi sediaan <em>lip cream</em>, dengan menggunakan <em>thickening agent </em>berupa <em>carnauba wax </em>dan <em>microcrystaline wax</em>. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji buahjambubijimerahdapatdimanfaatkandan di formulasikan sebagai pewarna alami pada sediaan kosmetik berupa <em>lip cream. </em>Formula sediaan <em>lip cream </em>yang dibuat menggunakan sari buah jambu biji merah dengan variasi konsentrasi 20%, 35% dan 50%. Uji evaluasi yang dilakukan meliputi organoleptis, homogenitas, daya sebar, daya lekat, uji pH dan uji stabilitas sediaan. Hasil penelitian diperoleh bahwa F2 dengan konsentrasi sari buah 35% lebih stabil dibandingkan F1 danF3 dengan hasil organoleptis berwarna merah muda sedikit lebih terang, bau khas jambu biji, halus sedikit bertekstur dari ekstrak. Daya sebar menunjukan 6 cm, daya lekat &gt;60 detik dan stabil pada penyimpanan suhu kamar selama 15 hari.</p> Lilis Lismayanti Angga Anugra Diputra ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2020-09-30 2020-09-30 5 2 51 58 UJI AKTIVITAS DAUN MAREME (Glochidion Borneense (Müll Arg) Boerl) SEBAGAI ANTIDIARE PADA MENCIT JANTAN GALUR SWISS WEBSTER http://ojs.stikes-muhammadiyahku.ac.id/index.php/jurnalfarmaku/article/view/139 <p>Diare&nbsp; merupakan gangguan air besar (BAB) pada tubuh dimana bisa ditandai dengan frekuensi buang air besar (BAB) lebih dari 3 kali sehari dengan konsistensi fesesnya yang berbentuk cair. Pemanfaatan daun mareme secara empiris sebagai antidiare telah dilakukan oleh masyarakat sekitar daerah Banjarsari. Penggunaan daun mareme menggunakan jumlah helaian daun yang berjumlah ganjil. Tujuannya untuk mengetahui aktivitas dari daun mareme dan pada dosis berapakah yang memberikan aktivitas sebagai antidiare. Metode yang digunakan adalah induksi Oleum ricini pada mencit jantan Galur Swiss Webster. Esktrak etanol daun mareme diberikan sebanyak 0,39 mg /20 gram BB mencit, 0,78 mg /20 gram BB mencit, dan 1,56 gram /20 gram BB mencit. Sebagai pembanding digunakan loperamid HCL sebanyak 5,2 mg. Hasil aktivitas antidiare daun mareme pada parameter frekuensi feses menunjukan perbedaan yang signifikan (p&lt;0,05) pada dosis 0,39 mg /20 gram BB mencit dan dosis 1,56 mg /20 gram BB mencit. Parameter konsistensi feses, bobot feses dan waktu muncul feses terdapat perbedaan yang signifikan (p&lt;0,05) untuk dosis 0,39 mg /20 gram BB mencit, dosis 0,78 mg /20 gram BB mencit dan dosis 1,56 mg /20 gram BB mencit. Dosis yang memberikan aktivitas antidiare yang paling baik yaitu kelompok dosis 0,39 mg/20 gram BB mencit.</p> Reza Anggraeni Ilham Alfiar Hendy Suhendi ##submission.copyrightStatement## 2020-09-30 2020-09-30 5 2 59 69 EVALUASI PELAYANAN KEFARMASIAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI APOTEK XYZ SADAMANTRA http://ojs.stikes-muhammadiyahku.ac.id/index.php/jurnalfarmaku/article/view/140 <p>kefarmasian adalah sebuah pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang terkait dengan sediaan farmasi dengan maksud untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Evaluasi Pelayanan Kefarmasian Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien di Apotek XYZ Sadamantra. Dengan 5 parameter kepuasan yaitu kehandalan, ketanggapan, keyakinan, empati, dan bukti fisik. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif , teknik pengmbilan sampel dalam penelitian ini meggunakan teknik acidental sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner kepada 100 responden yang ada di Apotek XYZ Sadamantra pada bulan Juni 2020, kuesioner kemudian dianalisis dengan analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan analisis statistik diperoleh sebanyak 88.4 % responden menyatakan puas akan pelayanan petugas yang ada di apotek dan selebihnya menyatakan tidak puas. Hasil dari penelitian ini yang diuji secara bersamaan menunjukan faktor yang paling berpengaruh kepuasan pasien di Apotek XYZ termasuk kedalam katagori baik karena responden menjawab dengan benar &gt; 80 %.</p> Yolan Dasari Liska Marlinda Sari ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2020-09-30 2020-09-30 5 2 70 76